Pemkab Bogor Kenalkan Sistem Digitalisasi Perencanaan Wilayah

Kabupaten Bogor, 17/7 (ANTARA) - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memperkenalkan platform dan aplikasi Sistem Informasi Geografis Kabupaten Bogor Satu Peta (Kabisa) kepada aparat wilayah di Kecamatan Tanjungsari, Rabu, sebagai bagian dari percepatan transformasi digital dalam perencanaan pembangunan daerah.
Kegiatan tersebut diselenggarakan bekerja sama dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) serta Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bogor. Dalam kegiatan itu, peserta yang terdiri dari aparat kecamatan dan desa menerima pelatihan pemetaan berbasis teknologi geospasial.
“Melalui platform Kabisa, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi spasial seperti peta kebencanaan, rencana pembangunan, tutupan hutan, hingga infrastruktur,” kata Plt Kepala Bappedalitbang Kabupaten Bogor Bambam Setia Aji.
Kabisa dapat diakses secara daring melalui laman geoportal.bogorkab.go.id/kabisa dan dirancang untuk mendukung keterbukaan informasi publik serta penyusunan rencana pembangunan berbasis data.
Pelatihan juga mencakup praktik pemetaan wilayah menggunakan pesawat nirawak (drone). Hasil tangkapan citra udara kemudian diolah menjadi peta geospasial yang akurat untuk digunakan sebagai dasar perencanaan pembangunan.
Selain itu, DPKPP memberikan pelatihan teknis pengukuran tanah menggunakan alat ukur modern yang menjadi bagian penting dalam validasi data spasial di lapangan.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari peserta yang selama ini membutuhkan dukungan teknologi dalam proses perencanaan wilayah.
Menurut Bappedalitbang, penggunaan teknologi seperti Kabisa dan drone merupakan langkah strategis untuk mewujudkan perencanaan pembangunan yang lebih akurat, transparan, dan partisipatif.
“Transformasi digital ini menjadi kunci untuk membangun Kabupaten Bogor yang terencana, tangguh, dan berkelanjutan,” katanya.
Pemkab Bogor menargetkan pemanfaatan teknologi informasi dalam perencanaan wilayah dapat terus ditingkatkan di seluruh kecamatan dan desa. (ANTARA/M Fikri Setiawan)
📬 Berlangganan Newsletter
Dapatkan berita terbaru seputar desa langsung ke email Anda.